20 Mac 2009
0
ku merindui
kekiriku buntu kekananku hilang
ketimurku kosong aku terus bosan dan tertekan
seperti waktu terus saja meninggalkan aku
jauh kedasar kerak bumi yang belum pernah di terokai
warnaku rindu jiwaku biru
menunggu cintaku seperti sibuta yang melihat surga
umpama lampu yang berbunyi hitam
lalu menunggu aku terus
kini malam tiba lagi kerna tinggalkan cahaya matahari
di bebankan dengan bunyi rinsan hujan
seperti mau mengejar gunung yang besarnya tidak terdakap
seperti itu jugalah rinduku ada
kini haruskah aku menunggu atau terus hilang d lautan luas
ketimurku kosong aku terus bosan dan tertekan
seperti waktu terus saja meninggalkan aku
jauh kedasar kerak bumi yang belum pernah di terokai
warnaku rindu jiwaku biru
menunggu cintaku seperti sibuta yang melihat surga
umpama lampu yang berbunyi hitam
lalu menunggu aku terus
kini malam tiba lagi kerna tinggalkan cahaya matahari
di bebankan dengan bunyi rinsan hujan
seperti mau mengejar gunung yang besarnya tidak terdakap
seperti itu jugalah rinduku ada
kini haruskah aku menunggu atau terus hilang d lautan luas
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
Berita Terkini
-
Pengedar dadah warga Thailand bersenjatakan api senjata - LANGKAWI - Polis merampas sepucuk pistol jenis Browning dan lima butir peluru daripada seorang warganegara Thailand yang disyaki pengedar dadah dalam serbu...8 tahun yang lalu
-
ASEAN bentuk pasaran bersepadu mulai tahun depan - MILAN 17 Okt. - Datuk Seri Najib Tun Razak berkata, mulai tahun depan, rantau Asia Tenggara akan membentuk satu pasaran bersepadu dikenali sebagai Komuniti...11 tahun yang lalu
-
-
-













0 Responses to “ku merindui”
Catat Ulasan